Renungan Para Penempuh Jalan

تقييم الكتاب

سئ

ممتاز

Renungan Para Penempuh Jalan

Kepada orang-orang terkasihku… aku menulis “Renungan Para Penempuh Jalan.”
Aku menamainya demikian karena jalan menuju Allah sangat indah namun penuh kesulitan. Dalam renunganku, aku mengumpulkan potongan dari rasa sakitku selama menapaki jalan ini. Aku melangkah dengan teguh hingga aku mengetahui dari mana aku datang dan ke mana aku akan pergi. Maka rasa sakitku bertambah dan tanggung jawabku semakin berat, hingga aku mulai memperhatikan gerak kakiku sebelum memindahkan satu jari kaki dari satu tempat ke tempat lain. Aku banyak tertawa dan sering mengejek diriku sendiri, hingga sentuhan-sentuhan hikmah menyentuhku, menyakitiku, merenggut akalku, dan membuatku setiap kali berpaling dari kebenaran, segera kembali untuk meminta maaf dan mendekat.

Hal yang paling aku pelajari adalah bahwa Allah—Mahasuci Dia—adalah tempat kembali segala sesuatu; Dia adalah rahasia segala sesuatu, dan di sisi-Nya rahasia-rahasia berada dalam sujud yang terus-menerus… Rahasia itu berasal dari-Nya dan kembali kepada-Nya.

Ini adalah perjalanan yang berat, di mana kakiku terlukai, tulang rusukku tersandung, dan rasa sakitku bertambah. Namun penghiburanku adalah bahwa ketika aku meninggalkan bumi, aku akan pergi menuju Dia yang untuk-Nya aku menghabiskan hidupku dalam pencarian… dan Dia tidak akan pernah menyia-nyiakanku.

Renungan Para Penempuh Jalan

التقيمات

Star Icon 5

تابع آخر الأخبار من هنا

المتيم للعلم والثقافة

Info@Almutayyam.org

divider

جميع الحقوق محفوظة